Home / Daerah / Mamuju / Lurah Karema gandeng PAP ubah sampah jadi berdaya guna

Lurah Karema gandeng PAP ubah sampah jadi berdaya guna

Spread the love

Mamuju — Lurah Karema kecamatan Mamuju Rahmat Nur, menggandeng Professores Art Production (PAP) sebuah lebaga yang konsen terhadap lingkungan,pendidikan dan pemberdayaan, untuk mengubah sampah menjadi lebih berdaya guna dan memiliki nilai ekonomis.

Kegiatan yang melibatkan ibu rumah tangga tersebut diinstrukturi langsung oleh founder & CEO PAP Fatmawati Arisuddin di Kantor Lurah Karema Selasa,(13/8/2019). Ditemui usai melatih para ibu rumah tangga yang berada di kelurahan Karema tersebut Fatmawati mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebutm

“kita akan bantu supaya ibu-ibu juga selain mengatasi persoalan sampah,bisa juga membantu keuangan keluarga dengan membuat kerajinan dari barang bekas” kata dia.

Ia menambahkan, pada kegiatan itu dirinya sangat antusias atas atensi yang diberikan lurah untuk melakukan pembinaan bagi kalangan remaja puteri dan ibu-ibu di kelurahan, ia optimis target untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk memanfaatkan sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis akan dapat terwujud terlebih jika didukung oleh pemerintah.

selain melatih pembuatan kerajinan, lebih teknis PAP juga melayani pembelian beberapa jenis sampah plastik dengan harga yang cukup kompetitif, seperti sampah koran bekas Rp.700 perkilo gram,jerigen bekas oli 2000 perkilo gram, sampah karung semen 500 perkilo gram, dan beberap jenis sampah lain yang juga dapat ditukarkan dengan barang bermanfaat di depo PAP yang berada di belakang kantor Bupati Mamuju.

Terkait hal itu, Lurah Karema Rahmat Nur mengaku sangat bersemangat untuk terus menggalakkan pelatihan serupa diwilayah kerjanya, “mengingat selain dapat membantu warganya dari aspek ekonomi juga sekaligus dapat mendorong suksesi gerakan Mamuju Mapaccing yang terus di gaungkan oleh pemkab Mamuju,” pungkas rahmat

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!