Home / Ekonomi & Bisnis / Juli 2019, Inflasi dan NTP Sulbar Meningkat, Namun Pedesaan Mengalami Deflasi

Juli 2019, Inflasi dan NTP Sulbar Meningkat, Namun Pedesaan Mengalami Deflasi

Spread the love

Mamuju — Sulawesi Barat dengan Ibukota Mamuju mengalami inflasi sebesar 0,10 persen. Inflasi di Mamuju pada Juli 2019 terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks harga pada lima kelompok pengeluaran

Hal tersebut dikemukakan Kepala Badan Pusat Statistik Sulbar, Win Rizal dalam Press Rilis yang berlangsung di Gedung BPS Sulbar, Kamis (1/8/2019)

“Lima kelompok pengeluaran yang mengalami peningkatan yaitu kelompok bahan makanan 0,11 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,02 persen; kelompok sandang 0,50 persen; kelompok kesehatan 0,05 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 1,38 persen,” sebut Win Rizal.

Selain itu terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 133,08 pada Juni 2019 menjadi 133,21 pada Juli 2019. Sementara itu, jika dilihat perubahan indeks tahun ke tahun (Juli 2019 terhadap Juli 2018) terjadi inflasi sebesar 0,50 persen.

Sedangkan, Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Barat Juli 2019 sebesar 113,25; naik 0,22 persen dibandingkan NTP Juni 2019. Seperti halnya bulan sebelumnya, pada Juli 2019, NTP Sulbar masih merupakan yang tertinggi di Indonesia.

NTP menurut subsektor tercatat untuk Subsektor Tanaman Pangan (NTP-P) 101,56; Subsektor Hortikultura (NTP-H) 118,20; Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-R) 122,03; Subsektor Peternakan (NTP-T) 107,72; dan Subsektor Perikanan (NTN) 111,34.

“Berdasarkan hasil pemantauan harga konsumen perdesaan menunjukkan terjadinya deflasi perdesaan di Sulawesi Barat pada Juli 2019 sebesar 0,78 persen. Hal tersebut secara umum dipicu oleh indeks harga kelompok pengeluaran bahan makanan yang mengalami penurunan,” ungkap Kepala BPS Sulbar, Win Rizal.

Sulawesi Barat menempati urutan ke-3 dari 14 provinsi yang mengalami deflasi perdesaan. Inflasi di daerah perdesaan terjadi di 18 provinsi di Indonesia, tertinggi di Bengkulu sebesar 1,38 persen dan terendah di Papua Barat sebesar 0,12 persen. 14 provinsi lainnya mengalami deflasi.

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!