Home / Daerah / Mamuju / Melalui Health Campaign, Pengembangan Kapasitas Mutu PAUD Siola terus di tingkatkan

Melalui Health Campaign, Pengembangan Kapasitas Mutu PAUD Siola terus di tingkatkan

Spread the love

Mamuju — Dalam rangka meningkatkan kapasitas mutu pendidikan di PAUD Siola Mamuju, Yayasan Karampuang dan PTTEP Indonesia menggelar Roadshow kampanye kesehatan yang menghadirkan orang tua anak, di Halaman PAUD Siola Matahari Mamuju, Jl. Husni Tamrin, senin (22/07/2019).

Kegiatan yang bertajuk “Health Campaign” tersebut bertujuan memberikan sosialisasi dan penyadaran tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan makanan sehat, serta pola pengasuhan anak (Parenting).

Pendiri Yayasan Karampuang, M. Aditiya dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini adalah kegiatan yang didukung oleh PTTEP Indonesia dalam mengkampayekan penyadaran bagi masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat terutama bagi anak-anak usia dini.

“Besok, tanggal 23 Juli merupakan hari anak Nasional. pada peringatan Hari anak nasional tersebut, Saya berharap anak-anak kita semuanya bahagia, salah satunya melalui kesehatan,” ungkap Aditya

“Pada hari ini atas dukungan PTTEP untuk beberapa SIOLA ditempat kita, akan memberikan edukasi untuk kesehatan bagi anak-anak kita.” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa data saat ini, Sulawesi Barat urutan ketiga dalam kasus Stunting. Dan kecamatan Mamuju kurang lebih 500 anak yang kurang gizi belum lagi anak-anak yang dilahirkan meningal.

“Provinsi sulawesi Barat menurut data saat ini ada di No 3 kasus stunting. Sementara di kecamatan Mamuju karang lebih lima ratus anak yang kurang gizi, belum lagi anak-anak yang dilahirkan meninggal.”Pungkas Aditya

Ditempat yang sama, perwakilan Dinas Kesehatan Mamuju, Sridamayanti, mengapresiasi Yayasan Karampuang dan PTTEP Indonesia, yang telah menyelenggarakan kegiatan edukasi pola sehat mengingat gizi anak saat ini, terutama Mamuju sangat memperhatinkan.

“kampanye ini sangat baik apalagi di aderah mamuju sendiri saat ini sangat memperhatinkan, saya harap pada undangan ibu-ibu dapat belajar disini pentingnya pola hidup sehat demi kesehatan anak-anak kita” kata Sridamayanti

Ia juga menjelaskan 70 persen terjadinya Stunting di akibatkan karena kurangnya kebersihan si anak yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya.

“Marilah cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan bersih. Anak yang sering diare itu biasa di akibatkan hanya berasal dari tangan yang tidak bersih. kuku jangan pernah panjang. Anak-anak yang terkena diare ususnya itu telah mengalami kerusakan dan hanya bisa diperbaiki jika dapat memberikan asupan gizi yang baik,” tandas Sridamayanti

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!