Home / Ekonomi & Bisnis / Hadirkan Kompetisi E-Sport, Penyelenggara Manakarra Fair Galang Generasi Muda dengan Cara Positif

Hadirkan Kompetisi E-Sport, Penyelenggara Manakarra Fair Galang Generasi Muda dengan Cara Positif

Spread the love

Mamuju — Kegandrungan generasi muda milenial saat ini akan game online berbasis android menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah yang menggarap sektor tersebut. kompetisi yang dihadirkan, dewasa ini disebut Elektronik Sport atau E-Sport

Menangkap peluang untuk lebih memajukan generasi muda, sekaligus sebagai ajang penyaluran hobi dengan cara yang positif. Emefsi Manajemen yang merupakan penyelenggara Event Manakarra Fair menghadirkan kompetisi game yang terdiri atas Mobile Legend (ML) dan PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile.

Febrianto Wijaya salah seorang inisiator Manakarra Fair mengatakan, E-Sports saat ini sudah sangat hits dikalangan kalangan muda Indonesia, bahkan E-Sports sudah menjadi suatu pekerjaan yang bisa menghasilkan pendapatan bagi para pelakunya.

“E-Sport ini mungkin di Indonesia sudah menggeliatlah khususnya untuk kawula muda, kawula muda sudah pasti tau apa itu E-Sport. Ini bisa menjadi suatu perkerjaan dalam tanda kutip, yang baru bagi anak-anak untuk menyalurkan hobinya dengan positif, tentu tidak melupakan pelajaran-pelajarannya di sekolah,” kata Febrianto saat ditemui di arena lomba E-Sports Manakarra Fair 2019 Anjungan Pantai Manakarra, Sabtu (13/07/19).

Dengan melihat semakin hits dan populernya E-Sports saat ini, maka anggota DPRD Mamuju tersebut, menyampaikan kepada penyelanggara Manakarra Fair 2019 untuk membuatkan suatu kontes yang bisa menjadi wadah bagi para kawula muda penggiat E-Sports ini.

“E-Sport ini (ML dan PUBG) lagir karena memang lagi hits di Indonesia dan semangat ini yang sudah saya sampaikan ke pihak penyelenggara, cobalah kita bikin kontes,”ujar Febrianto.

Apa lagi menurut Febrianto, salah satu E-Sports yang diperlombakan di Manakarra Fair yakni ML akan menjadi salah satu cabang olahraga yanh akan dipertandingkan pada pagelaran SEA Games nantinya.

“ML bahkan dipertandingkan di SEA Games, tidak menutup kemungkinan akan dipertandingkan di PON, sehingga jika dipertandingkan ditingkat Porda atau praPON sekalipun kita sudah punya atlet yang bisa kita panggil,” jelas Febrianto.

Nantinya jika terdapat atlet E-Sports yang berbakat pada Makarra Fair ini, Febrianto menuturkan pihaknya akan coba untuk membina atlet tersebut, jika nantinya akan ada event E-Sports tingkat daerah atau nasionel maka tidak akan susah lagi untuk mencari atlet.

“Nah disini nanti katakanlah ada atlet yang bagus kita coba untuk mempertahankan, kita punya satu komunitas yang sewaktu-waktu dibutuhkan untuk tingkat daerah lalu tingkat nasional kita sudah dapat atletnya,” tutur Febrianto.

“Disamping itu bisa jadi hiburanlah bagi anak muda, karena anak-anak muda itu butuh wadah dan kesempatan seperti ini, saya juga yakin bisa dipertanggungjawabkan,” sambung mantan pemain PSM Makassar tersebut.

Untuk E-Sports sendiri, Mamuju sudah mempunya atlet yang bertaraf nasional dalam diri Akram Hilming atau yang lebih dikenal dalam dunia E-Sports dengan nick name AURA Handz dalam PUBM Mobile dan juga turut hadiri dalam pagelaran E-Sports Manakarra Fair 2019 ini.

Perlombaan E-Sports yang laksanakan pada Manakarra Fair 2019 berhasil kengaet puluhan tim E-Sports untuk tiap kategorinya, dimana untuk PUBG saja terdapat lebih dari 40 team E-Sports yang berpartisipasi, sementara untuk ML jumlah team E-Sports kurang lebih sama jumlahnya dengan PUBG Mobile.

Untuk partai puncak dari E-Sports Manakarra Fair 2019 ini, akan berlangsung pada Minggu 14 Juli 2019 bertepatan dengan hari jadi Mamuju ke-479 dan hari terakhir pegelaran Manakarra Fair 2019 yang telah dimulai sejak tanggal 12 Juli kemarin.

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!