Home / Daerah / Mamuju / Sekprov Sulbar Bakal Beri Sanksi ASN yang Terindikasi Berpolitik

Sekprov Sulbar Bakal Beri Sanksi ASN yang Terindikasi Berpolitik

Spread the love

Mamuju — Adanya beberapa pihak yang berlatar belakang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyatakan diri akan maju menjadi calon kepala daerah pada pilkada 2020 nanti menjadi Sorotan. Hal tersebut dikhawatirkan akan menghilangkan kenetralannya sebagai ASN.

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris saat ditemui mengungkapkan pihaknya belum mengkonfirmasi secara langsung apakah ASN yang bersangkutan betul akan maju sebagai salahsatu calon kepala Daerah pada Pilkada 2020 mendatang.

“Menyatakan diri untuk maju sebagai calon di Pilkada belum termasuk melanggar disiplin, akan tetapi jika sudah sampai keranah membangun komunikasi dengan partai politik, maka kita kan tegasi,” ungkap Muhammad Idris saat ditemui, Rabu (10/7/2019)

Idris menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih memantau ASN mana saja yang getol akan maju pada Pilkada Serentak tahun depan. Jika hal tersebut makin meruncing dengan pertemuan-pertemuan antara ASN yang bersangkutan bersama kelompok-kelompok kepentingan hingga partai politik maka ia akan menegakkan Disiplin pegawai.

“Dengan bantuan teman-teman kita masih memperhatikan, tapi jika sudah berlanjut untuk berhubungan dengan partai berati itu sudah ada indikasi tidak netral. Dengan begitu dari aspek disiplin pegawai kita harus tegakkan,” lanjut Idris.

Jika ketahuan telah menjalin hubungan dengan partai politik maka sesuai PP 53 tentang disiplin pegawai maka akan diberikan sanksi tegas melalui sidang baperjakat maupun sidang kode etik

“Apalagi jika sudah membuat stiker, spanduk maupun baliho yang menegaskan bahwa dirinya akan maju, itu sudah menjadi bukti untuk kita bawa ke sidang etik,” tutup Sekprov Sulbar

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!