Home / Pendidikan & Kesehatan / Klik linknya, Cara Turunkan Berat Badan Naik Usai Puasa dan Libur Lebaran

Klik linknya, Cara Turunkan Berat Badan Naik Usai Puasa dan Libur Lebaran

Spread the love

RAKYATTA.CO.ID — Bulan puasa sebetulnya bisa dimanfaatkan sebagai momen untuk menurunkan berat badan. Terbatasnya waktu makan membuat asupan kalori menjadi lebih sedikit ketimbang biasanya.

Meski demikian, sebagian orang justru mengalami kenaikan berat badan usai puasa Ramadan dan libur Lebaran. Mengapa bisa demikian?

Sesungguhnya, kenaikan berat badan setelah puasa adalah hal yang wajar. Karena puasa selama kurang lebih 13 jam membuat metabolisme tubuh melambat. Akibatnya, proses pembakaran kalori di dalam tubuh pun berkurang.

Bila kemudian asupan makanan berlebih kala sahur, berbuka, dan sewaktu merayakan hari Lebaran, kelebihan kalori akan diubah menjadi lemak tubuh. Alhasil, berat badan pun meningkat. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui cara yang tepat untuk mengembalikan ukuran tubuh Anda seperti sedia kala.

Mengembalikan berat badan usai puasa dan Lebaran

Agar berat badan kembali seperti semula, metabolisme tubuh harus dinormalkan kembali. Berikut ini adalah berbagai upaya yang bisa Anda lakukan:

Usahakan untuk selalu minum air putih 2-3 gelas sebelum makan. Upaya ini akan membuat Anda merasa kenyang, sehingga porsi makanan yang masuk menjadi lebih sedikit.

Pilih makanan yang mengenyangkan

Konsumsi makanan tinggi serat dan tinggi protein telah diketahui memberikan rasa kenyang dalam waktu lama. Dengan demikian, Anda tidak akan mudah lapar atau mencari camilan. Contoh makanan tinggi serat yaitu nasi merah, roti gandum, serta aneka buah dan sayur.

Sedangkan makanan tinggi protein yaitu daging tanpa lemak, dada ayam, ikan, telur, keju, dan kacang-kacangan. Sementara itu, sebisa mungkin hindari makanan tinggi gula tinggi kalori seperti kukis, cakes, kue basah, kue kering, keripik, dan gorengan.

Miliki jadwal makan yang teratur

Pola makan yang teratur membuat hormon yang memengaruhi metabolisme tubuh bisa berfungsi lebih optimal. Anjurannya ialah makan besar tiga kali sehari dan bila perlu diselingi dengan konsumsi camilan sehat di antara waktu makan besar.

Bila tujuannya untuk menurunkan berat badan, sebaiknya batasi camilan hanya berupa buah potong atau yoghurt.

Porsi makan menentukan jumlah kalori yang Anda konsumsi. Untuk tahu berapa porsi yang seharusnya dimakan, Anda bisa menggunakan ukuran sebagai berikut:

1 kepal tangan untuk sumber karbohidrat atau makanan pokok seperti nasi, mie, bihun dan pasta.

1 telapak tangan untuk sumber protein atau lauk pauk seperti daging, ikan, tahu tempe, dan kacang-kacangan.

2 tangkup tangan untuk sumber serat seperti sayuran

Di luar ini ada 1 piring kecil untuk buah-buahan dan 1 gelas air putih

Alternatifnya, bisa juga gunakan piring yang lebih kecil. Otomatis, porsi yang diambil pun akan lebih kecil. Di samping itu, cara ini akan membuat Anda lebih memperhatikan makanan yang sedang dikonsumsi dan mendorong Anda berhenti makan ketika sudah merasa puas.


Editor: Udin

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!