Home / Ekonomi & Bisnis / Pertumbuhan Produksi Industri di Sulawesi Barat Meningkat di Triwulan I 2019

Pertumbuhan Produksi Industri di Sulawesi Barat Meningkat di Triwulan I 2019

Spread the love

Mamuju — Industri Manufaktur Besar dan Sedang serta Industri Mikro dan dan kecil di wilayah Sulaweai Barat mengalami pertumbuhan ekonomi produksi yang positif di triwulan pertama 2019, jika dibanding dengan triwulan IV 2018 sebelumnya

Pada Triwulan I tahun 2019 (y-on-y) ini, pertumbuhan produksi IBS Sulawesi Barat naik sebesar 6,79 persen dibandingkan triwulan yang sama pada tahun sebelumnya. Kelompok Industri Makanan (KBLI 10) mengalami pertumbuhan produksi sebesar 8,20 persen.

Hal tersebut dikemukakan kepala bidang Statistik distribusi data Badan Pusat Statistik Sulbar, Fredy Takaya, saat menggelar Press Rilis laporan bulanan statistik, Kamis (2/5/2019) di gedung BPS Sulbar.

Pada Triwulan I ini kelompok Industri Makanan (KBLI 10) produksinya naik 1,52 persen, dimana kelompok Industri Makanan ini mendominasi Industri Besar Sedang di Sulawesi Barat. Jenis Industri Besar dan Sedang di Sulawesi Barat hanya terdiri dari Industri Makanan (industri pengolahan kelapa sawit dan turunannya, serta Industri tekstil (industri pembuatan tali kapal laut).

Sedangkan untuk industri manufaktur mikro dan kecil, dalam hal untuk mengetahui perkembangan industri manufaktur mikro dan kecil, salah satunya adalah dengan melihat perkembangan pertumbuhan produksi industri mikro dan kecil tersebut secara berkala.

Pada Bulan Januari – Maret atau triwulan I tahun 2019 produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil di Sulawesi Barat mengalami pertumbuhan sebesar 8,11 persen terhadap triwulan sebelumnya.

Jenis-jenis industri manufaktur mikro dan kecil yang mengalami kenaikan pada triwulan I-2019 adalah:

• Industri Furnitur (KBLI 31) naik 52,72 persen
• Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia (KBLI 20) naik 21,77 persen
• Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman (KBLI 18) naik 19,62 persen
• Industri Tekstil (KBLI 13) naik 18,91 persen
• Industri Barang Galian Bukan Logam (KBLI 23) naik 17,73 persen
• Industri Makanan (KBLI 10) naik 10,31 persen
• Industri Kayu, Barang dari kayu, dan Gabus (Tidak termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan, dan Sejenisnya (KBLI 16) naik 6,02 persen
• Industri Pengolahan Lainnya (KBLI 32) naik 4,87 persen
• Industri Pakaian Jadi (KBLI 14) naik 0,73 persen.

Sedangkan jenis-jenis industri yang mengalami penurunan produksi antara lain terjadi pada:

• Industri Alat Angkutan Lainnya (KBLI 30) turun 10,18 persen
• Industri Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya (KBLI 25) turun 4,20 persen
• Industri Minuman (KBLI 11) turun 1,83 persen.

 

Editor : Iqbal

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!