Home / Politik & Pilkada / Bawaslu Polman Gelar Rakor Pengawasan Tahapan Pemilu

Bawaslu Polman Gelar Rakor Pengawasan Tahapan Pemilu

Spread the love
  • 3
    Shares

POLMAN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Polman menggelar rapat koordinasi Pengawasan Tahapan Pemilu tahun 2019 yang di gelar di Aula Hotel Lilianto, Jln. Ahmad Yani Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Provinsi Sulbar

Mengawali sambutanya, Ketua Bawaslu Kabupaten Polman, Saifuddin, mengatakan Pada hari ini menjelang pemilu 2019, kita melakukan koordinasi pengawasan tahapan pemilu tujuannya untuk menyamakan persepsi kita.

“Ini adalah rapat terakhir kita khususnya untuk teman-teman parpol. Kita akan menyampaikan beberapa hal terutama dalam konteks tahapan pemilu. Kita sudah memasuki masa tenang tidak boleh lagi ada baliho, spanduk dan stiker maupun kampanye-kampanye. Kita sudah menugaskan 1.229 PTPS, Petugas TPS sudah stand bye di tiap-tiap TPS,”Ujarnya.

Lanjut dikatakan, Parpol harus memberikan mandat kepada saksi di TPS. Petugas Gastib berjumlah 1.229 X 2 harus terpenuhi.

“Kita sudah melakukan penertiban APK dan kami berharap kepada teman-teman parpol kalau ada APK yang belum diturunkan harap segera diturunkan,”Ucapnya.

Dari regulasi yang disampaikan kita tidak mengenal yang namanya saksi caleg. Di tiap TPS itu yang ada saksi parpol.

“Kita harus harus membangun kesepahaman ini bukan membangun kesepakatan. Kita berharap teman-teman parpol membawa,”Kata Saifuddin.

Ditempat yang sama, Komisioner KPU Kab. Polman Divisi Hukum dan Pengawasan, Andi Rannu, menyebutkan, KPU hingga saat ini terus melakukan sejumlah tugasnya sesuai tahapan yang ada dalam rangka memastikan kelancaran dan ketertiban pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pemilu tahun 2019.

“Dalam hal logistik, kami telah melakukan distribusi logistik sejak beberapa hari lalu, terutama dari KPU Kabupaten menuju ke Kecamatan, terutama di wilayah-wilayah terjauh,”Kata Andi Rannu.

Masih kata, Andi Rannu, Dalam hal kesiapan teknis penyelenggaraan, pembentukan KPPS dan bimtek juga telah dilaksanakan diseluruh wilayah yang ada. KPPS ini berjumlah 8.603 dari 1229 TPS yang ada se-Kab Polman. KPPS ini masa kerjanya dimulai 10 April 2019.

“Kesiapan Gastib berjumlah 2.458 orang. Kami juga sudah menggelar rapat koordinasi terkait hal ini. Untuk seragam Gastib di kami tidak menyiapkan karena bukan wilayah kami,”Kata dia.

Ketua Tim Gakkumdu Ipda Muliyadi, yang juga KBO Reskrim Polres Polman, mengatakan, Dari 1.229 TPS yang ada di Kab. Polman, ada 124 TPS yang kami anggap rawan. Kami senantiasa dari kepolisian berharap kepada parpol untuk membantu keamanan dalam pesta demokrasi.

“Kami minta masukan dari teman-teman parpol bilamana ada potensi-potensi kerawanan untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan yang telah di ploting di masing-masing TPS,”Ujarnya.

Ia menyebutkan, Ada beberapa potensi yang saat ini sedang membumi yaitu adanya money politik. Kami tidak akan membiarkan money politik terjadi dimana-mana. Ada potensi tindak pidana pemilu.

“Potensi yang sangat besar dalam tindak pidana pemilu adalah money politik dan mengatur dalam hal pemungutan dan penghitungan suara,”Ucapnya.

Laporan: Jhon Travolta

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!