Home / Nasional / Mengenal Lebih Dekat Sosok Febrianto Wijaya Politisi Partai Demokrat

Mengenal Lebih Dekat Sosok Febrianto Wijaya Politisi Partai Demokrat

Spread the love
  • 41
    Shares
Febrianto Wijaya

MAMUJU — Febrianto Wijaya, nama tersebut tidak asing lagi ditelinga warga kabupaten Mamuju. Mantan Atlet Sepak Bola Profesional yang malang melintang di Club-club top Indonesia ini kian mantan menuju kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju untuk periode keduanya di pemilu yang akan di gelar 17 April 2019.

Febrianto Wijaya, mengatakan, jika dirinya kembali terpilih untuk duduk di kursi DPRD periode keduanya maka dirinya Berkomitmen mengawal kebijakan pemerintah atas clean and clear governance, mengawal kebijakan pemerintah atas pembangunan infrastruktur desa dan kota, mengawal kebijakan pemerintah atas pertanian sebagai lokomotiv utama, mengawal kebijakan pemerintah atas Mamuju mapaccing, mendorong kebijakan pemenuhan hak anak di Mamuju melalui program seragam sekolah dan biaya sekolah gratis, memperjuangkan hak para tenaga kontrak dan honorer, mengawal kebijakan pemerintah atas pelayanan terpadu satu atap, memperjuangkan pelaku pelaku ekonomi kreaatif dan pelaku UMKM, memperjuangkan hak olahragawan seni budaya dan kepemudaan, mendorong prograam generasi muda milenial dan layanan pemerintah terhadap program usia dini, memperjuangkan hak petani lewaat pendistribusian bibit dan pupuk tepat sasaran, menjaga dan meningkatkan solidaritas antara umat beragama lewat ideologi RI yakni pancasila, memperjuangkan beasiswa untuk siswa berprestasi dan kurang mampu, dan terakhir memperjuangkan hak nelayan pesisir laut dalam lewat pendistribusian bibit dan alat tangkap yang tepat sasaran.

“Harapan saya untuk warga kota Mamuju terpenuhi semua hak dan sejahtera, kemudian pembangunan kotanya maupun desa semakin baik dari tahun ke tahun, ketiga adalah SDM ASNnya semakin hebat, dapat menjadi tempat yang dapat kita banggakan bukan hanya di indonesia tapi dunia, saya mengajak warga Mamuju untuk terus berpikiran positif dan optimis menggapai masa depan tidak ada yang mustahil meskipun kita ibu kota baru tapi saya yakin wargany yang hebat-hebat, kreatif, komitmen serta ramah itulah tipikal warga Mamuju,”Ujarnya, Rabu (10/04/2019).

Lebih jauh, dikatakan Caleg Demokrat nomor urut 2, bahwa harapan dirinya juga kepada milenial adalah Mamuju itu membutuhkan kita sebagai landasan dan pilar utama untuk membangun pemikiran SDM yang hebat.

“Jadi tetap berpikiran positif dan tetap kreatif karena modal kita adalah kerja dan kreatifitas, dengan tidak memakai narkoba maka saya yaki kita sebagai warga Mamuju jadi orang yang hebat dari warga lainnya. Yang terpenting tumbuhkan keberanian, sisi kreatifitas serta kerja cerdas dan kerj keras,”ucapnya.

Masih kata, Dia, Saya ini berasal dari keluarga besar yang menggeluti bidang ekonomi masa lalu keluarga saya itu adalah pengumpul coklat, kopra dan cengkeh. Pada waktu itu kita pernah terpuruk akhirnya kita menjual nasi kuning dan kue sehingga keluarga saya bangkit menjadi kontraktor profesional yang ada di Mamuju berkembang sampai mempunyai dua hotel satu Mall itu sendiri adalah ketekunan.

“Selain tekun harus selalu menjaga kualitas tentu bicara kejujuran dan pengabdian konon kakek saya itu yang diceritakan bapak saya bahwa biar mau runtuh, hancur, bagus, dan mau istimewah kota Mamuju jangan pernah tinggalkan kasih besar pengabdianmu untuk membangun kotamu tercinta, dimana bumi berpijak disitulah kamu junjung,”ungkapnya.

Direktur Sekolah Sepak Bola (SSB) Mitra Manakarra, Febrianto Wijaya, ini juga mengatakan, Sekitar tahun 60 an keluarga saya di Mamuju itulah kita selalu jaga sehingga perusahaan yang kami bangun berkembang dengan baik sampai bisa mempekerjakan ribuan orang yang hampir 100 persen masyarakat Mamuju. Jadi disitu saya mulai sadar sebagai generasi ketiga dari keluarga bahwa ternyata peran faktor ekonomi itu sangat besar maksudnya menuntaskan pengangguran di Mamuju. Dari situlah kita bisa berkembang

“Nama saya Febrianto Wijaya saya lahir pada tanggal 20 Februari tahun 1989 di Makassar lalu saya anak pertama dari tiga bersaudara adik saya pertama Veronica Wijaya dan kedua Aditia Wijaya mereka semua pebisnis. Saya punya istri satu dan dua anak, saya SD 1 Mamuju, SMP dan SMA Katolik Rajawali Makassar saya tidak lanjut kuliah karena melanjutkan hobi saya pada waktu itu didunia sepak bola jadi saya main di timnas indonesia pada U-17 dan U-19 kemudian bermain di club profesional PSM Makassar, Persipura, dan yang lainnya karir saya berakhir di Persela. Kemudian saya masuk di DPRD atau partai Politik (Demokrat) 2015. Sebelumnya saya tertarik didunia politik ppada saat masuk bagian tim pemenangan Sahrul Yasin Limpo jilid dua, jauh-jauh hari saya dikenalkan politik om saya yakni Imming Wijaya dia adalah anggota DPRD periode 1999 sampai tahun 2004 di Mamuju. Kemudian saya menuruskan itu ternyata dunia Politik itu tentang pengabdian, jenjang politik saya masuk bergabung di Komisi II membidangi ekonomi, perencanaan dan pembangunan. Lalu saya berorganisasi dengan baik saya direktur akademi PSM Makassar, saya wakil ketua DPC Partai Demokrat, saya wakil ketua MPC Pemuda Pancasila Mamuju, saya sekretaris provinsi PSMTI, lalu saya pembina dari pena real madrid indonesia,”jelasnya

Bahkan kata dia, apa yang dirinya lakukan juga mendapat support dari sang istri tercinta. “Istri saya itu sangat support apa yang saya jalani saat ini karena dia sangat tahu karakter saya seperti dulu semenjak pacaran sama dia. Walaupun sedikit waktu untuk keluarga tapi bisa berbagi kadang saya menjadi anggota DPRD, kadang saya menjadi Febrianto, kadang saya menjadi ayah, dan kadang saya menjadi anak,”kata Febrianto.

Ketika disinggung soal politik, lagi-lagi Febrianto Wijaya mengatakan, Kalau prestasi bidang Politik saya selalu fokus pada SDM di Mamuju, salah satunya kita memberikan peluang untuk selalu berpikiran positif dan kreatifitas. Salah satunya kita menghasilkn atlet-atlet yang bagus, saya juga pernah support menaikan gaji pekerja kebersihan pada saat saya menjadi ketua Komisi II kita tahun pekerjaan dinas kebersihan selaras dengan program pemkab Mamuju mapaccing. Kita juga sudah mempunyai dulu Gemar gerakan Mamuju bersih.

“Dalam pembangunan kota Mamuju mempunyai peran andil juga kita disitu sebagai anggota DPRD dan itulah yang selalu kita dorong, selama itu pro kepada rakyat akan selalu kita support. Saya sebenarnya ingin menjadi garam dan terang ini adalah suatu kiasan kata yang bisa dimaknai dengan baik kalau kita mau makanan tanpa garam itu tidak akan ada rasanya makanya kita tentu menjadi pembeda, termasuk terang ini tidak ada kita tidak bisa berbuat apa-apa itulah prinsip saya didunia Politik dengan salah satu contohnya tidak bertindak Korupsi (KKN), opsi saya membangun Mamuju itu membangun manusia dengan baik tampil percaya diri, kreatifitas dan sampai bisa dikenal dunia saya sudah bangga sekali karena aset terbessar Mamuju adalah manusianya,”tutupnya.

Editor: Fathir

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!