Home / Ekonomi & Bisnis / Harga TBS Sulbar naik Rp 26

Harga TBS Sulbar naik Rp 26

Spread the love
  • 6
    Shares

Mamuju — pada bulan Maret ini, Harga Tandan Buah Setar (TBS) di Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan. Kenaikannya senilai Rp 26

Dalam rapat penetapan indeks “K” dan Harga Tandan Buah Segar yang berlangsung di Aula Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Sulbar, Jumat (08/03/19). Tim TBS Sulbar menetapkan harga TBS sebesar Rp. 1.035,23 dengan indeks K 77.

penetapan harga TBS tersebut meningkat senilai Rp 26 dari harga TBS bulan lalu sebesar Rp. 1.009,11. Harga TBS itu ditentukan oleh beberapa variabel, variabel yang paling utama itu harga Crude Palm Oil (CPO) dengan harga karnel

Dewan Pembinan Gapki Area Sulawesi, Muchtar Tanong mengatakan, naik dan turunnya harga TBS sangat dipengaruhi oleh beberapa variabel.

“Adapun variabel lain seperti harga pengolahan, harga penyusutan, biaya transportasi dan kemudian biaya operasional tidak langsung,” ungkap Muchtar

Menurut Muchtar, harga CPU sangat mempengaruhi harga TBS, karena semakin tinggi harga CPO maka harga TBS akan makin tinggi pula.

Sementara itu, Kabid Produksi Perkebunan Dinas Pertanian Sulbar, Abdul Waris Bestari berharap, penjualan CPO bulan depan bisa meningkat, sehingga TBS kembali naik.

“Tentunya kita harapkan kembali ke depan akan ada kenaikan,” harap Waris.

Oleh karenanya, ia meminta agar para Petani Sawit dapat menjaga kualitas buahnya, apa lagi saat ini memasuki musim penghujan.

“Kita harapkan kepada petani. Apa lagi sekarang ini musim hujan, agar betul-betul merawat buahnya, terutama jalan yang dilalui selama pengangkutan, sehingga TBS-TBS itu bisa terangkut sampai di pabrik,” pinta Waris.

“Jangan sampai TBS itu tidak terangkut, karena kalau tidak terangkut maka harganya itu turun itu akan besar,” tandasnya.

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!