Home / Pendidikan & Kesehatan / Gelar Sampling Pangan, BPOM temukan Opak ber-Rhodamin B beredar di Mamuju

Gelar Sampling Pangan, BPOM temukan Opak ber-Rhodamin B beredar di Mamuju

Spread the love

MAMUJU, RAKYATTA — Guna mengantisipasi peredaran pangan berbahaya diwilayah Sulawesi Barat, Badan Pengawas obat dan Makanan (BPOM) bersama satgas pangan aman menggelar pengambilan 206 sampel bahan pangan yang dicurigai mengandung senyawa berbahaya di sejumlah pasar tradisional.

Dari hasil uji sampel didapatkan sepuluh makanan yang terindikasi mengandung senyawa berbahaya. Khusus di mamuju, cemilan berupa Opak ditemukan mengandung senyawa Rhodamin B serta Kerupuk yang mengandung senyawa Boraks dijual di pasar sentral Mamuju.

Kepala BPOM Sulbar, Netty Nurmuliawati mengungkapkan saat penemuan tersebut pihaknya langsung melakukan edukasi terhadap penjual dan melakukan penelusuran atas produksi pangan yang menggunakan senyawa berbahaya itu.

“Kami mengacu pada PP 28 tahun 2004 tentang sarana industri rumah tangga untuk dilakukan pembinaan, sedangkan untuk distributor bahan kimia ke pengelola pangan itu jelas kita akan tindaki secara tegas, seperti penyegelan,” papar Kepala BPOM Sulbar, Netty Nurmuliawati, Jumat (22/06/2018)

Lebih lanjut dipaparkan Netty, selain Mamuju, pihaknya juga mendapatkan panganan kue tradisional Jalangkote yang positif mengandung Boraks di pasangkayu. Sedang di Polewali tepatnya di kecamatan Wonomulyo BPOM menemukan panganan Cendol yang mengandung Rhodamin B dan cincau yang positif mengandung Formalin.

“Untuk di kabupaten Majene kami menemukan lima jenis pangan yang positif mengandung boraks, diantaranya kue risoles, sambusa, bakso dan jalangkote,” jelas Netty Nurmuliawati.(iqbal)

About Fathir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!